SALAM SELAMAT DATANG

"ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH" SELAMAT DATANG DI JELI.WEB.ID "TETAP SEMANGAT MENCERDASKAN BANGSA" dan BERMANFAAT UNTUK ORANG LAIN,

Minggu, 20 Juli 2014

Dasar Pemikiran Pembelajaran Tematik


A.    Dasar Pemikiran Pembelajaran Tematik

                           Pembelajaran tematik yakni kegiatan mengajar dengan memadukan materi beberapa mata pelajaran dalam satu tema. Dalam kurikulum 2004, pemaduan materi pelajaran dalam satu tema disebut pembelajaran tematik. Dengan demikian, proses pelajarannya mengelola pembelajaran yang mengintegrasikan materi dari beberapa mata pelajaran dalam satu topic pembicaraan atau satu tema.
                           Pembelajaran tematik dapat pula dipandang sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas pendidikan, terutama untuk mengimbangi padatnya materi kurikulum. Pembelajaran tematik memberi peluang pembelajaran terpadu yang lebih menekankan keterlibatan anak dalam belajar, membuat anak terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran dan pemberdayaan dalam memecahkan masalah tumbuhnya kreativitas sesuai kebutuhan siswa.
                 
                  Beberapa keunggulan pembelajaran tematik :
                 
1.      Materi pelajaran menjadi dekat dengan kehidupan anak sehingga anak dapat memahami sekaligus menerapkannya dengan mudah.
2.      Siswa juga dapat mengaitkan hubungan antara materi pelajaran yang satu dengan mata pelajaran lainnya dengan mudah.
3.      Dengan pendekatan pembelajaran tematik guru dapat menggunakan cara belajar siswa aktif sebagai metode pembelajran dengan mudah.
       
        Permasalahan adalah kemampuan dan keterampilan guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik, seperti yang diharapkan kurikulum 2004 tampaknya belum merata. Untuk itu , pemahaman pembelajaran para guru perlu ditingkatkan dan mereka harus mengembangkan secara lebih kreatif, inovatif, dan adaptif. Dengan demikian, usaha berkelanjutan yang berkaitan dengan pengembangan pembelajaran tematik yang menarik harus dipacu sebagai sarana belajar dan pendewasaan. Tujuannya untuk mengubah serta menemukan pembelajaran yang lebih berdaya guna.
           
Alasan melakukan pembelajaran tematik :

1.      Kehidupan itu kompleks, saling terkait, dan tidak berdiri sendiri.
2.      Bagaimana menyiasati kurikulum yang padat dan muatan kegiatan yang tinggi dengan cara yang mudah dan menarik.
3.      Pada dasarnya setiap anak memiliki kemampuan kreatif dan kecerdasan mejemuk.
4.      Pelajaran tematik dikembangkan sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas pendidikan, terutama untuk mengimbangi padatnya materi kurukulum.



B.     Pendekatan Pembelajaran Tematik

               Pada intinya pendekatan tematik merupakan satu usaha untuk mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, nilai, atau sikap pembelajaran. Serta pemikiran yang kreatif dengan menggunakan tema. Pembelajaran tematik merupakan suatu strategi pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa. Keterpaduan dalam pembelajaran tersebut dapat dilihat dari aspek proses, aspek kurikulum, dan aspek belajar mengajar.

               Sedangkan, pendekatan yng dipilih harus tetap menempatkan siswa sebagai pusat aktivitas. Siswa tidak hanya mempelajari tentang sesuatu tetapi bagaimana proses belajar tersebut dapat memperkaya khasanah pengalaman belajar dan mempelajari cara belajar. Proses pengalaman belajar tersebut dituangkan dalam rangka kegiatan belajar yang menggali dan mengembangkan fenomena alam sekitar.

               Ciri-ciri pembelajaran tematik berpusat pada siswa aktif menemukan, melakukan, dan mengalami suatu peristiwa secara kontekstual. Dalam proses pembelajaran tersebut siswa mengutamakan seluruh aspek yang dimilikinya dan dimiliki lingkungannya.


C.    Pembelajaran tematik yang efektif

               Untuk melakukan pembelajaran tematik yang efektif guru harus kreatif dan memberikan ruang yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya potensi siswa yang beragam. Fakta-fakta yang diperoleh harus mampu mereka alami untuk kemudian dikembangkan pada situasi yang berbeda atau menerapanya pada kehidupan nyata. Pembelajaran tematik yang efektif memiliki ciri aktif dan berpusat pada siswa.

            Efektif juga bermakna ketepatan dalam memilih strategi yang berkaitan dengan tujuan, kompetensi, dan indicator hasil belajar yang diterapakan. Beberapa hal lain yang perlu menjadi perhatian sebelum proses pembelajaran berlangsung, yaitu mengenal siswa. Mengenal siswa memilki makna yang luas, memandang siswa sebagai subjek yang berpotensi dan harus berkembang, memahami sifatnya, mengembangkan kemampuan berfikir kritis, kreatif, dan keterampilan dalam memecahkan masalah. Realita keberagaman siswa itulah yang menuntut agar guru lebih kreatif dalam memberikan proses pembelajaran kepada siswa dengan kemampuan belajar yang beragam dan dengan konteks atau tema yang bermakna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Most Reading

Blogger templates