SALAM SELAMAT DATANG

"ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH" SELAMAT DATANG DI JELI.WEB.ID "TETAP SEMANGAT MENCERDASKAN BANGSA" dan BERMANFAAT UNTUK ORANG LAIN,

Minggu, 20 Juli 2014

Model pembelajaran langsung


A.    Model  pembelajaran langsung
Model pembelajaran yang langsung merupakan model pendekatan belajar  yang dapat membantu siswa dalam mempelajari dan menguasai
keterampilan dasar serta memperoleh informasi selangkah demi selangkah. Muhammad Nur (2001) menyebutkan bahwa pembelajaran langsung khusus dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan procedural dan pengetahuan deklaratif, yang dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangkah. Lebih lanjut disebutkan pula, pengetahuan deklaratif (yang dapat diungkapkan dengan kata-kata) adalah pengetahuan tentang sesuatu, sedangkan pengetahuan procedural adalah pengetahuan tentang bagaimana melakukan sesuatu.
Dampak instruksional dalam model pembelajaran langsung adalah mengembangkan penguasaan keterampilan sederhana dan kompleks serta pengetahuan deklaratif yang dapat dirumuskan dengan jelas dan diajarkan setahap demi setahap.
B.     Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan model pembelajaran langsung.
Terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh guru dalam mempraktekkan model pembelajaran langsung adalah:
1.      Model pembelajaran langsung memerlukan lingkungan pembelajaran yang terstruktur baik dan uraian guru yang jelas.
2.      Pada tahap perencanaan perumusan tujuandan analisis tugas, perlu mendapat perhatian yang seksama.
3.      Dalam melaksanakan pembelajaran langsung, guru perlu memberi uraian yang jelas, mendemonstrasikan dan memperagakan tingkah laku yang benar, memberi kesempatan kepada siswa untuk berlatih.
4.      Latihan perlu dilandasi oleh prinsif-prinsif sebagai berikut: berikan latihan singkat, bermakna, dan frekuensi yang tidak berlebihan, siswa benar-benar menguasai keterampilan yang dilatihkan.                                               
5.      Pembelajaran langsung menuntut pengelolaan kelas yang unik , menarik dan mempertahankan perhatian siswa dari awal sampai selesainya proses pembelajaran.
6.      Pengelolaan kelas yang juga perlu memperoleh perhatian adalah mengatur tempo pembelajaran, kelancaran alur pembelajaran, mempertahankan keterlibatan dan peran siswa.
7.      Penilaian hasil belajar siswa ditekankan  pada praktek pengembangan dan penerapan pengetahuan dasar yang sesuai, mengukur dengan  teliti keterampilan sederhana dan kompleks, serta memberi umpan balik kepada siswa.
C.    Pelaksanaan Model Pembelajaran Langsung
Model pembelajaran langsung sebenarnya dapat diterapkan dibidang studi apapun,namun yang paling sesuai adalah untuk mengajar mata pelajaran yang berorientasi pada penampilan atau kinerja seperti menulis, membaca,mata pelajaran matematika,pendidkan olahraga dll. Apabila informal atau keterampilan yang akan diajarkan terstruktur dengan baik dan dapat diajarkan selangkah demi selangkah.
        Langkah-langkah dalam model pembelajaran langsung
Secara garis besar, 5 langkah dalam pembelajaran langsung dimana pada model ini masihberpusat pada guru, antara lain sebagai berikut:
  1. Menyiapkan tujuan pembelajaran dan menanyakan kesiapan perlengkapan siswa.
  2. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran khusus, informal latar belakang pengajaran, pentingnya pelajaran, mempersiapkan siswa untuk belajar.
  3. Mendemonstrasikan pengetahuan atau keterampilan
Guru mendemonstrasikan keterampilan dengan benar, atau menyajikan informasi setahap demi setahap.
  1. Membimbing latihan
Guru merencanakan dan memberi bimbingan latihan awal. Dalam memberikan bimbingan latihan guru perlu:
a.       Memberi tugas kepada siswa untuk melakukan latihan singkat dan bermakna.
b.      Memberi latihan sampai benar–benar menguasai konsep atau keterampilan yang dipelajari.
c.       Memperhatikan tahap-tahap latihan (untuk memantapkan keterampilan yang pernah dipelajari siswa).
d.      Mengecek pemahaman dan memberi umpan balik.
Mengecek apakah siswa telah berhasil melakukan tugas dengan baik, memberi umpan balik.
  1. Memberikan kesempatan untuk latihan lanjutan dan penerapan.
6.      Guru mempersiapkan  kesempatan melakukan latihan lanjutan, dengan perhatian khusus pada penerapan dengan situasi yang lebih komplek dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Most Reading

Blogger templates