SALAM SELAMAT DATANG

"ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH" SELAMAT DATANG DI JELI.WEB.ID "TETAP SEMANGAT MENCERDASKAN BANGSA" dan BERMANFAAT UNTUK ORANG LAIN,

Minggu, 20 Juli 2014

Peta Pikiran (Mind Mapping)



Peta Pikiran Mind Mapping atau Peta Pikiran adalah metode mempelajari konsep yang ditemukan oleh Tony Buzan. Konsep ini didasarkan pada cara kerja otak kita menyimpan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otak kita tidak menyimpan informasi dalam kotak-kotak sel saraf yang terjejer rapi melainkan dikumpulkan pada sel-sel saraf yang berbercabang-cabang yang apabila dilihat sekilas akan tampak seperti cabang-cabang pohon. Dari fakta tersebut maka disimpulkan apabila kita juga menyimpan informasi seperti cara kerja otak, maka akan semakin baik informasi tersimpan dalam otak dan hasil akhirnya tentu saja proses belajar kita akan semakin mudah.
Dari penjelasan diatas, bisa disimpulkan cara kerja Peta Pikiran adalah menuliskan tema utama sebagai titik sentral / tengah dan memikirkan cabang-cabang atau tema-tema turunan yang keluar dari titik tengah tersebut dan mencari hubungan antara tema turunan. Itu berarti setiap kali kita mempelajari sesuatu hal maka fokus kita diarahkan pada apakah tema utamanya, poin-poin penting dari tema yang utama yang sedang kita pelajari, pengembangan dari setiap poin penting tersebut dan mencari hubungan antara setiap poin. Dengan cara ini maka kita bisa mendapatkan gambaran hal-hal apa saja yang telah kita ketahui dan area mana saja yang masih belum dikuasai dengan baik.
Untuk membuat peta pikiran, gunakan pulpen berwarna dan mulailah pada bagian tengah kelas anda. Kalau bisa gunakan kertas secara melebar untuk mendapatkan lebih banyak tempat. Kemudian ikutilah langkah-langkah berikut:
  1. Tulislah gagasan utamanya ditengah-tengah kertas dan lingkupilah dengan lingkaran, persegi, atau bentuk-bentuk lain.
  2. Tambahkanlah sebuah cabang yang keluar dari pusatnya untuk setiap poin gagasan utama. Gunakan warna yang berbeda untuk tiap-tiap cabang.
  3. Tulislah kata kunci atau frase pada tiap-tiap cabang yang dikembangkan untuk detail. Kata-kata kunci adalah kata-kata yang digunakan untuk menyampaikan inti gagasan dan memicu ingatan.
  4. Tambahkan simbol-simbol dengan ilustrasi-ilustrasi untuk mendapatkan ingatan yang lebih baik. ( DePorter dan Hernacky, 2000 )
Sedangkan cara yang dapat kita lakukan untuk catatan peta pikiran lebih mudah di ingat:
  1. Tulis atau ketiklah secara rapi dengan menggunakan huruf-huruf kapital.
  2. Tulislah gagasan penting dengan huruf-huruf yang lebih besar sehingga mereka langsung menonjol begitu kita membuka kembali catatan kita.
  3. Meningkatkan pemahaman. Ketika membaca suatu tulisan atau laporan teknik, peta pikiran akan meningkatkan pemahaman dan memberikan cacatan tinjauan ulang yang sangat berarti nantinya.
  4. menyenangkan. Imajinasi dan kreatifitas kita tidak terbatas, dan hal ini menjadikan pembuatan  dan peninjauan ulang cacatan (DePorter dan Hernacky, 2000) waktu yang diperlukan untuk mempelajari ulang apa yang telah dicatat menjadi jauh lebih singkat, dan tingkat recall (mengingat kembali) sangat baik (Gunawan, 2004)
A.    Manfaat Peta Pikiran
Peta pikiran memberikan banyak manfaat. Peta pikiran, memberi pandangan menyeluruh pokok masalah atau area yang luas, memungkinkan kita merencanakan rute atau membuat pilihan-pilihan dan mengetahui ke mana kita akan pergi dan di mana kita berada. Keuntungan lain yaitu mengumpulkan sejumlah besar data di suatu tempat, mendorong pemecahan masalah dengan membiarkan kita melihat jalan-jalan terobosan kreatif baru, merupakan sesuatu yang menyenangkan untuk dipandang, dibaca, direnungkan dan diingat.
Untuk anak-anak, peta pikiran memiliki manfaat, yaitu : membantu dalam mengingat, mendapatkan ide, menghemat waktu, berkonsentrasi, mendapatkan nilai yang lebih bagus, mengatur pikiran dan hobi, media bermain, bersenang-senang dalam menuangkan imajinasi yang tentunya memunculkan kreativitas.
Sedangkan manfaat lain dari peta pikiran adalah sebagai berikut:
  1. Untuk menulis secara kreatif
  2. Untuk menuangkan ide secara bebas
  3. Untuk menyusun “daftar tugas” secara detail
  4. Untuk melakukan pencatatan secara efektif
  5. Untuk membantu proses pengembangan diri (Hernowo, 2004)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Most Reading

Blogger templates