SALAM SELAMAT DATANG

"ASSALAMU'ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH" SELAMAT DATANG DI JELI.WEB.ID "TETAP SEMANGAT MENCERDASKAN BANGSA" dan BERMANFAAT UNTUK ORANG LAIN,

Sabtu, 26 Juli 2014

STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013



 A.  Implementasi Kurikulum

 Implementasi   kurikulum   adalah   usaha   bersama   antara   Pemerintah   dengan pemerintah daerah propinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota.

1. Pemerintah bertanggung jawab dalam mempersiapkan guru dan kepala sekolah untuk melaksanakan kurikulum.
2. Pemerintah  bertanggung jawab  dalam  melakukan  evaluasi  pelaksanaan kurikulum secara nasional.
3.  Pemerintah propinsi bertanggung jawab dalam melakukan supervisi dan evaluasi terhadap pelaksanaan kurikulum di propinsi terkait.
4. Pemerintah kabupaten/kota bertanggung jawab dalam memberikan bantuan professional kepada guru dan kepala sekolah dalam melaksanakan kurikulum di kabupaten/kota terkait.

 Stategi Implementasi Kurikulum terdiri atas:
1.   Pelaksanaan kurikulum di seluruh sekolah dan jenjang pendidikan yaitu:
-   Juli 2013:KelasI,IV, VII, dan X
-   Juli 2014:KelasI,II,IV,V, VII, VIII,X, dan XI
-   Juli 2015:kelasI,II,III,IV, V, VI, VII, VIII,IX,X, XI, dan XII
2.   Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, dari tahun 2013– 2015
3.   Pengembangan buku siswa dan buku pegangan gurudari tahun 2012 – 2014
4. Pengembangan  manajemen,  kepemimpinan,  sistem  administrasi,  dan pengembangan budaya sekolah (budaya kerja guru) terutama untuk SMA dan SMK, dimulai dari bulan Januari– Desember2013
5.  Pendampingan  dalam  bentuk  Monitoring  dan  Evaluasi  untuk  menemukan kesulitan dan masalah implementasi dan upaya penanggulangan: Juli 2013–2016

B.  Pelatihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan /PTK
Pelatihan PTK adalah bagian dari pengembangan kurikulum. Pelatihan PTK disesuaikan dengan strategi implementasi yaitu: Tahun pertama 2013 sampai tahun 2015 ketika kurikulum sudah dinyatakan sepenuhnya diimplementasikan. Strategi pelatihan dimulai dengan melatih calon pelatih (MasterTrainer) yang terdiri atas unsur-unsur, yaitu Dinas Pendidikan, Dosen, Widyaiswara, guru inti nasional, pengawas dan kepala sekolah berprestasi.
Langkah berikutnya adalah melatih master teacher yang terdiri dari guru inti, pengawas dan kepala sekolah.
Pelatihan yang bersifat masal dilakukan dengan melibatkan semua guru kelas dan guru mata pelajaran di tingkat SD, SMP dan SMA/SMK.
C.  Pengembangan Buku Siswa dan Pedoman Guru

Implementasi kurikulum dilengkapi dengan buku siswa dan pedoman guru yang disediakan oleh Pemerintah. Strategi ini memberikan jaminan terhadap kualitas isi/bahan ajar dan penyajian buku serta bahan bagi pelatihan guru dalam keterampilan melakukan pembelajaran dan penilaian pada proses serta hasil belajar peserta didik.
Pada bulan Juli 2013 yaitu pada awal implementasi Kurikulum 2013 buku sudah dimiliki oleh setiap peserta didik dan guru.
Ketersediaan buku adalah untuk meringankan beban orang tua karena orang tua tidak perlu membeli buku baru.
D.  Evaluasi Kurikulum

Pelaksanaan evaluasi implementasi kurikulum dilaksanakan sebagai berikut: Jenis Evaluasi:
Formatif sampai tahun Belajar 2015- 2016
Sumatif: Tahun Belajar 2016 secara menyeluruh untuk menentukan kelayakan ide, dokumen, dan implementasi kurikulum.
 Evaluasi pelaksanaan kurikulum diselenggarakan dengan tujuan untuk mengidentifikasi masalah pelaksanaan kurikulum dan membantu kepala sekolah dan guru menyelesaikan masalah tersebut. Evaluasi dilakukan pada setiap satuan pendidikan dan dilaksanakan pada satuan pendidikan diwilayah kota/kabupaten secara rutin dan bergiliran.
1. Evaluasi dilakukan diakhir tahun ke II dan ke V SD, tahun ke VIII SMP dan tahun ke XI SMA/SMK. Hasil dari evaluasi digunakan untuk memperbaiki kelemahan hasil belajar peserta didik di kelas/tahun berikutnya.
2. Evaluasi akhir tahun ke VI SD, tahun ke IX SMP, tahun ke XII SMA/SMK dilakukan untuk menguji efektivitas kurikulum dalam mencapai Standar Kemampuan Lulusan (SKL).






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Most Reading

Blogger templates